Wisudah dan Perpisahan TK Satap Fatumuti

Wisudah dan Perpisahan TK Satap Fatumuti 




Nenotun news - Pada hari ini, Rabu  (18/06/2025) Pukul 11.00 WITA, TK Satap Fatumuti melepas anak-anak yang telah menyelesaikan pendidikan di Taman Kanak - kanak (TK) dan bersiap melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya 

Ada beberapa rangkaian kegiatan yang dilakukan mulai pembukaan hingga penutup dan makan siang bersama 

Jumlah 18 Orang yakni 11 orang siswa perempuan dan 7 orang siswa laki - laki.


Dalam sambutan ibu kepala TK Satap Fatumuti menyampaikan Terimakasih kepada orang tua wali yang sudah mempercayai lembaga ini dan pesannya semoga anak anak TK Satap Fatumuti yang melanjutkan ke jenjang berikut dimanapun berada harus juara kelas atau setidaknya masuk sepuluh besar 

Sambutan perwakilan orang tua siswa pun tak luput menyampaikan Terimakasih kepada ibu kepala beserta guru - guru yang sudah dengan sabar mendidik anak - anak dengan karakter mereka yang berbeda - beda .

Diakhiri dengan makan bersama dan acara bebas ( tebe bersama )

Terimakasih dan mohon maaf 



By : TK
#Kefamenanu #Fatumuti





KERINDUAN DAN NOSTALGIA BUDAYA

 Kerinduan dan Nostalgia Budaya 



Visitasi Akreditasi SMAK Trinitas Nenotun


Visitasi Akreditasi SMAK Trinitas Nenotun Oleh Tim BAN-PDM 2024



NENOTUN newsSMAK Trinitas Nenotun adalah salah satu bentuk pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan umum pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP atau bentuk lain sederajat. 

Salah satu upaya mengetahui standar kualitas SMA adalah melalui kegiatan visitasi akreditasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari penilaian yang dilaksanakan oleh lembaga evaluasi mandiri, yaitu Badan Akreditasi Nasional untuk menetapkan kelayakan program dan satuan pendidikan. Visitasi adalah kegiatan verifikasi dan klarifikasi isian instrumen akreditasi, instrumen pengumpulan data dan informasi pendukung (IPDIP), mengacu pada petunjuk teknis pengisian instrumen akreditasi serta observasi kegiatan pembelajaran di kelas dan kondisi lingkungan sekolah. Guna memberikan gambaran tingkat kinerja sekaligus sebagai alat pembinaan, pengembangan dan peningkatan sekolah baik dari segi mutu, efektivitas, efisiensi, produktivitas serta inovasinya, maka SMAK Trinitas Nenotun siap diakreditasi.

Sebelumnya telah dilakukan kegiatan upload atau unggah dokumen berupa bukti fisik melalui portal BAN SM dengan alamat website SisPenA-PDM. 

Akreditasi  SMAK Trinitas Nenotun dilaksanakan secara langsung oleh 2 orang asesor diutus ke SMAK Trinitas Nenotun. Visitasi akreditasi  dilaksanakan selama dua hari, yaitu Rabu dan Kamis (30-31 Oktober 2024). Adapun yang ditunjuk untuk menjadi Asesor kegiatan tersebut adalah Bapak Markus Oktovianus Here Bire, S.Pd, M.Pd yang berasal dari So'e dan Bapak Krispinus No, S.Pd.SD asal Flores. Dalam kegiatan penilaian, Assesor menggunakan berbagai teknik penggalian data yakni pengamatan lapangan (observasi) secara langsung, telaah dokumen, wawancara dengan warga sekolah dan  pemangku kepentingan yang terdiri dari kepala, komite, wali siswa, siswa, guru dan pegawai. 

 

Pada hari pertama kegiatan Visitasi Akreditasi diawali pada jam 08.00 WITA dengan temu awal oleh 2 asesor yang dibuka oleh Kepala Sekolah SMAK Trinitas Nenotun (Bapak Emanuel Salu, S.Pd). Kedua asesor memberikan gambaran terkait proses visitasi dan dilanjutkan dengan penggalian data IASP dengan narasumber, Kepala Sekolah, Komite sekolah, guru,  perwakilan orang tua siswa, siswa dan tenaga kependidikan dengan metode wawancara dan telaah dokumen. Kegiatan hari pertama berjalan dengan lancar dan berakhir pukul 19.00 WITA.

 



Pada hari kedua pelaksanaan visitasi akreditasi dilanjutkan kembali  pukul 08.00 WITA dengan kegiatan awal penggalian data IASP (Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan) terkait dengan proses pembelajaran dalam sekolah dengan metode observasi langsung dengan guru model yaitu Dafrosa Muti, S.Pd dan Ewalde Kofi, S.Pd. Guru model yang diobservasi akan mengajar dan dinilai oleh masing-masing asesor. Proses pembelajaran yang dilakukan antara lain, guru melakukan pendahuluan, kegiatan inti dan penutup kegiatan belajar mengaja.

 

Dalam pembelajaran student center (berpusat pada peserta didik) para peserta didik aktif bertanya ataupun berkomentar terhadap pembelajaran yang sedang berlangsung. Setelah itu  asesor melanjutkan wawancara dengan tenaga pendidik kemudian melakukan pengecekan sarana dan prasarana sekolah. Visitasi akreditasi  diakhiri dengan acara temu akhir  oleh asesor diikuti oleh kepala sekolah, Tenaga Pendidikan dan Kependidikan, Perwakilan orang tua wali, Komite dan siswa/i SMAK Trinitas Nenotun,  bertempat di ruang Kelas dan berakhir dengan lancar pada pukul 14.00 WITA.   

Bapak Markus Oktovianus Here Bire S.Pd, M.Pd  salah satu tim asesor mengucapkan terima kasih kepada tim akrediasi SMAK Trinitas Nenotun yang telah menyiapkan dokumen dan lain-lain dalam rangka visitasi akreditasi  dan berharap menggunakan instrumen yang dipakai untuk pembelajaran kedepannya. Puji Tuhan bagi seluruh keluarga besar SMAK Trinitas Nenotun, telah selesai  tahapan tahapan dalam visitasi akreditasi sekolah. Sekaligus kami memohon maaf jika ada kata dan sikap dari kami berdua yang sedikit membebani kita semua dalam proses visitasi karena sesungguhnya saya adalah manusia tulen yang tak luput dari kesalahan,  serta ucapan terima kasih atas kerjasamanya saat kami melakukan penggalian data dan informasi. Kita semua berharap semoga usaha dan kerja keras tak mengkhianati hasil” tutup Bapak Markus Oktovianus Here Bire, S.Pd, M.Pd. 


Hal senada juga diungkapkan kepala Sekolah Bapak Emanuel Salu, S.Pd. “Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Tim Asesor serta semua yang telah bekerja keras dan bekerja sama dalam mensukseskan visitasi akreditasi ini. Semoga  dapat meraih predikat yang baik, tutupnya.





 


Tunnoe, 31 Oktober 2024

FXK

#SMAK Trinitas Nenotun 

#akreditasi

#visitasi

Yayasan Pendidikan Kasih Setia Timor Diundang Hadir Dalam Pembagian PIP SMAKS ST. Fransiskus Xaverius Harneno

Pembagian PIP SMAKS St. Fransiskus Xaverius Harneno menghadirkan Yayasan Pendidikan Kasih Setia Timor 

Harneno, 27 Juli 2024


Harneno_ Dalam upaya meningkatkan semangat belajar siswa SMA dan SMK serta memotivasi agar melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, maka pemerintah mengalokasikan bantuan Program Indonesia Pintar ( 27/07/2028 )

        Siswa penerima PIP ini harus meningkat semangat belajarnya, sebab tidak perlu lagi memikirkan beli buku, beli baju, sepatu, dan perlengkapan sekolah lainnya, ” kata Vinsensia Feka, S.Pd ( Kepala Sekolah )

     Dihadapan sekitar 24 siswa penerima PIP SMKS ST. Fransiskus Xaverius Harneno yang hadir pada kegiatan tersebut beserta guru-guru dan orang tua siswa penerimaan bantuan PIP dan hadir juga pak ketua Yayasan dan Babinsa setempat.

        Pertama kali yayasan hadir di SMASK ST. Fransiskus Xaverius Harneno dalam pembagian bantuan PIP dan dalam penegasan ketua yayasan tentang pendidikan itu sangat penting dgn adanya bantuan PIP dari pemerintah. " Wilhelmus Nabu, SE

     Kehadiran pihak keamanan turut hadir dalam menjaga warga setempat dalam situasi apapun karena tugas dan tanggung jawabnya dan dalam penyampaiannya beliau mengatakan bahwa PIP ini diperuntukkan untuk siswa sepenuhnya dalam pendidikannya dan saling mendukung dalam bidang pendidikan. " Babinsa

Setelah rapat bersama selanjutnya pembagian bantuan PIP kepada siswa penerimaan PIP melalui orang tua wali


Akhir kata pendidikan sangat penting maka pemerintah membantu kita dalam kebutuhan anak- anak kita menggapai mimpinya



Harneno, 27 Juli 2024
YPKST


Sejarah Asal Usul Jak, Lakun, Kunion dan Aktivitas Masyarakat Setempat

 Sejarah Asal Usul Jak, Lakun, Kunion dan Aktivitas Masyarakat Setempat 


            Lakun ( Bukit Batu )

         Tunbaba.blog _ Kampung tua peradaban ke tiga sebelum Tunnoe hari ini. Bukit ini Namanya "Lakun" terletak sekitar 1km dari Lokasi Smak Trinitas Nenotun nantinya. Dibawah bukit ini adalah peradaban kampung tua Niokpenu atau Dakin (konon di kampung tua ini tumbuh subur sekumpulan pohon Nangka yg dalam bahasa setempat "Dak/jak" karna serumpun maka disebut Dakin/Jakin) yg kemudian menjadi Desa Jak sebelum mekar 3 menjadi Desa Jak, Tunnoe dan Tuntun Paroki St Arnoldus Jansen Jak saat ini. 


        Dalam edisi cerita sebelumnya sudah diulas bahwa Lakun ini dikenal masyarakat setempat sebagai bukit berjenis kelamin perempuan yg bersuamikan Bukit kunion di samping kananNya yg juga suda diceritakan sebelum bahwa konon ketika gunung sinai berpindah ke laut sitran (Tiles saat ini) ia sempat singgah mengajak Kunion untuk turut serta tetapi diketahui Lakun istrinya sehingga tindakan refleks seorang istri yg hendak ditinggalkan adalah mengangkat sebatang bambu dan melemparkannya ke kunion suaminya dan kena tepat paha kiri sehingga kunion batal pergi karena pahanya hampir patah ( ada retakan dan sedikit  runtuhan di sisi kiri bukit kunion dan bambu tak beruas yg tumbuh dibawa bukit kunion). " Bapak Wilhelmus Nabu "

    Kunion ( Bukit Batu)


    Cerita berbeda mengenai nama Lakun dari bapa Barnabas Koin, orangtua Rm. Theo Taus. Ceritanya demikian, konon di bawah bukit itu terjadi proses pembuatan lilin yg dilakukan oleh orang - orang kulit putih yang diduga orang - orang Portugis. Kebetulan di hutan sekitar Lakun terdapat banyak lebah yang menjadi potensi untuk mmbuat lilin. Orang2 Portugis kala itu menjadikan bukit itu sebagai tempat persinggahan sekaligus tempat beristirahat saat mereka berkeliling menyebarkan agama Katolik.

    Kebetulan bahasa Dawan untuk proses pembuatan lilin disebut 'talak nini' yg berpusat di bawah bukit itu maka akhirnya berkembang penyebutan terhadap nama bukit itu adalah 'lak un' artinya pusat pembuatan lilin maka nama itu terbawa sampai sekarang dgn sebutan Lakun.

   Selanjutnya berkaitan dgn nama Jak sesungguhnya tidak merujuk pada nangka tetapi adalah pengaruh dialektika orang Tunbaba pada umumnya sehingga 'lak' bergeser menjadi 'dak' kemudian berubah menjadi jak yg kini menjadi nama kampung tercinta kita yakni Jak. " Bapak Yanto Kefi "

     Tentang mitos, sejarah asal kata nama tempat itu ibarat seekor gajah yang kita pandang dan kita maknai dari sudut pandang yang berbeda beda, ada yang kebetulan posisi berdiri di kepala kemudian memberikan kesimpulan bahwa gajah itu memiliki belalai panjang sebagai penciuman, pengganti tangan telinga besar,punya taring, dll, ada yang dari belakang dan memberikan kesimpulan berbeda, ada yang dari samping kiri dan kanan lalu memberikan keterangan yang berbeda-beda tetapi sebenarnya gajah itu satu yang memiliki semuanya.

   Kita telusuri sejarah memang bangsa portugis dan Belanda selain mencari rempah rempah di Indonesia,  di pulau Timor ini mereka mencari lilin sebagaimana ulasan Bapak Yanto Kefi dan juga yang sangat terkenal adalah Cendana.

Artinya suatu sejarah peradaban tdk pernah habis untuk diceritakan karna banyak versinya. Tutur Bapak Wilhelmus Nabu 

Bagaimana Kaitannya dengan Nunpene ? 

    Nunpene dan jak itu satu sebagai Tunbaba tetapi Tunbaba sendiri terbagi menjadi 2 wilayah dalam satu lingkaran. 

 Bagian timur Tunbaba meliputi desa Taekas, Femnasi, Jak, Tunnoe dan Tuntun dikenal dengan sebutan Muni Tunbaba (Fatba bian) yang dipimpin Usif Ukat,  sedangkan Oesena, Amol, Bitefa, Bokon dan Kaibaon disebut Nael Tunbaba yang dipimpin Usif Sakunab. ( Bapak Wilhelmus Nabu )

Mari menggali sejarah agar tidak terputus atau musnah


Terimakasih untuk semua yang sudah berbagi tentang sejarah 

"Tabe neukit ok'oke"



Lokasi : Desa Tunoe, Kec. Miomaffo Timur,
               Kab. Timor Tengah Utara - NTT


Ujian Praktek Kelas XII Mata Pelajaran Seni Budaya SMAK Trinitas Nenotun

Ujian Praktek Kelas XII Mata Pelajaran Seni Budaya SMAK Trinitas Nenotun 



Sabtu, 16 Maret 2024. Diadakannya Ujian Praktik bagi seluruh siswa dan siswi kelas XII SMAK Trinitas Nenotun Tahun Pelajaran 2023/2024 tanpa terkecuali.

Ujian praktik merupakan salah satu persyaratan kelulusan yang diharapkan setelah dinyatakan Lulus dari SMAK Trinitas Nenotun mampu dan dapat diterapkan.

Ujian praktik ini tidak dilakukan oleh semua mapel., hanya mapel tertentu saja.



Seluruh siswa dan siswi Kelas XII mementaskan tarian khas daerah ditambah tarian kreasi 

Semoga dengan adanya ujian praktik ini siswa bisa mengembangkan kemampuannya di bidang kesenian dan melestarikan tarian khas daerah 


SMAK Trinitas Nenotun


Lirik Lagu Tamang tapi Mau by Mitha Talahatu

 Lirik Lagu " Tamang Tapi Mau"

 By Mitha Talahatu


TTM

Seng luka tapi sakit beta rasa
Mo sambunyi tapi lawan su baca
Se deng dia pung permainan
Tatawa manis di muka beta
Seng tau ale muka dua


Se tau dia beta pung sayang
Ale su tau dia beta pung tamang
Lalu kanapa bagitu
Jang kira kata beta seng tau
Di blakang beta

Su tau tamang tapi mau
Sampe hati lai kamong tipu
Beta...
Seng salah beta pung perasaan bagitu
Sampe hati lai bikin beta bagitu
Tega...

Ale beta pung sayang
Dia beta pung tamang
Sampe habi biking hancur beta pung bahagia

Terlalu sadis se deng dia pung cara
Su tau tamang tapi mau

" Intro......."
YouTube : UPFUI chanel



Se tau dia beta pung sayang
Ale su tau dia beta pung tamang
Lalu kanapa bagitu
Jang kira kata beta seng tau
Di blakang beta

Su tau tamang tapi mau
Sampe hati lai kamong tipu
Beta...
Su salah beta pung perasaan ini batul?
Sampe hati lai bikin beta bagitu
Tega...


Ale beta pung sayang
Dia beta pung tamang
Sampe hati biking hancur beta pung bahagia

Terlalu sadis se deng dia pung cara
Su tau tamang tapi mau

Terlalu sadis se deng dia pung cara
Su tau tamang tapi mau


Uploader : Usi Kefi

YouTube : Upfui chanel